Dan suatu hari
kita bertemu lagi. Waktu berbeda , situasi yang berbeda juga. Kalau pun ada
yang tak berubah hanyalah perasaanku kepadamu. Aku masih tak punya alasan untuk
membalas perasaanmu. Namun, kau terlalu keras kepala untuk mengakui
ketidakcocokan kita. Kamu memiliki fisik yang begitu sempurna buatku. Sedangkan
aku hanyalah seorang wanita lemah, yang penuh dengan kekurangan. Tak ada yang
bisa dibanggakan dariku. Kau berjudi dengan perasaan. Seolah tak khawatir
sewaktu-waktu aku bisa menyakitimu. Kau menjanjikan cinta dan aku malah
menghianatimu.
Akhirnya, kau
berhenti_____ menyerah atau balik membenciku. Aku sendiri tak tau. Aku mencoba
menghibur diri. Berpikir kalau tanpamu aku akan baik-baik saja. Tetapi mengapa
dadaku tiba-tiba sesak melihat punggungmu pelan-pelan menjauh?? Aku
berusaha tuk tersenyum. Tapi tak bisa, karena mataku sudah basah lebih dulu. Apakah ini
artinya aku harus balik mengejarmu??
Ho aspettato per il resto della
mia vita, per trovare le persone come te!!! Hikss :’(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar